IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Wako Padang Panjang Apresiasi SISSCa 2026 dan Dorong Songket Silungkang Tembus Pasar Global

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, turut hadir menyaksikan Sawahlunto International Songket Carnival (SISSCa) 2026 di Kota Sawahlunto, Sabtu (5/9/2026) malam. Foto: Kominfo Padang Panjang
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, turut hadir menyaksikan Sawahlunto International Songket Carnival (SISSCa) 2026 di Kota Sawahlunto, Sabtu (5/9/2026) malam. Foto: Kominfo Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

SAWAHLUNTO - Gemerlap kain songket berpadu dengan kreativitas fashion modern mewarnai pelaksanaan Sawahlunto International Songket Carnival (SISSCa) 2026 di Kota Sawahlunto, Sabtu (5/9/2026) malam.

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, turut hadir menyaksikan perhelatan yang menjadikan songket Silungkang sebagai pusat kreativitas, budaya, pariwisata, sekaligus penggerak ekonomi kreatif tersebut.

Mengusung tema “Innovation is Luxury”, SISSCa 2026 membawa pesan bahwa songket bukan sekadar warisan budaya masa lalu, tetapi juga karya seni yang terus berkembang dan tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Tahun ini menjadi kali kelima SISSCa masuk dalam Kalender Event Nusantara (KEN), sekaligus penyelenggaraan ke-12 di Kota Sawahlunto.

Wako Hendri mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota Sawahlunto dalam menjaga sekaligus mengembangkan potensi songket Silungkang melalui sebuah event yang mampu menarik perhatian hingga tingkat nasional.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Kita berharap songket Silungkang dan berbagai produk turunannya semakin dikenal di pasar global. Di samping itu, event ini juga melibatkan banyak sektor ekonomi kreatif dan tentunya memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Hendri, pengembangan produk budaya seperti songket tidak hanya berkaitan dengan pelestarian tradisi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif dan promosi pariwisata daerah.

Sementara itu, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyampaikan, SISSCa tidak lagi sekadar menjadi pesta budaya, tetapi telah berkembang menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan songket Silungkang, membuka ruang kreativitas, mempromosikan pariwisata, serta menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Dengan tema Innovation is Luxury, melalui karnaval dan parade busana yang menampilkan kostum-kostum kreatif berukuran megah dan spektakuler berbahan dasar tenun songket asal Kota Sawahlunto,” jelasnya.

Riyanda menambahkan, peragaan yang diikuti 74 peserta tersebut menunjukkan bagaimana songket dapat dikolaborasikan dengan konsep fashion modern dan berkarakter, tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang melekat di dalamnya.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH