“Bank ini tunduk pada regulasi dan secara berkala diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Alhamdulillah, tingkat kesehatan bank kita berada pada kategori sehat dengan rating yang kuat,” ujarnya.
Gusti Candra menjelaskan, hingga tutup buku tahun 2025 total aset Bank Nagari telah mencapai Rp33,6 triliun. Jaringan layanan juga terus diperluas hingga menjangkau seluruh wilayah Sumbar, termasuk daerah kepulauan, melalui penguatan kantor layanan, ATM, CRM, EDC, serta layanan digital yang memudahkan transaksi masyarakat kapan pun dan di mana pun.
Rangkaian Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari telah berlangsung sejak 8 hingga 9 Mei 2026 dan mencapai puncaknya pada 10 Mei 2026 di Kota Solok. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah daerah dan Bank Nagari dalam memperkuat budaya menabung, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (adpsb/rmz/bud)
Editor : Marjeni Rokcalva






