Devitra menekankan, edukasi mitigasi bencana harus disertai praktik langsung agar lebih efektif dan mudah dipahami.
“Kami tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga melakukan simulasi evakuasi agar siswa dan guru terbiasa serta tidak panik saat menghadapi kondisi darurat,” katanya.
“Tujuan akhirnya adalah membangun kemandirian dan kesiapsiagaan warga sekolah, sehingga mereka dapat bertindak cepat dan tepat sesuai dengan kemampuan masing-masing,” tambahnya.
Narasumber dari Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Payakumbuh, Meri Handayani, mengatakan materi disusun secara sederhana dan aplikatif agar mudah dipahami peserta.
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta





