“Kita tidak boleh lagi menunda. Meskipun ada keterbatasan anggaran dan berbagai tantangan, Porprov harus menjadi momentum kebangkitan olahraga Sumbar,” tegasnya.
Menurut Mahyeldi, Porprov tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi atlet, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah. Event olahraga diyakini mampu menghidupkan sektor UMKM, perdagangan, dan jasa di daerah penyelenggara.
“Porprov harus memberi manfaat luas, termasuk bagi pelaku usaha dan masyarakat. Ini peluang untuk meningkatkan perputaran ekonomi dan pendapatan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus menyampaikan kegiatan halal bihalal ini menjadi ajang memperkuat soliditas dalam menghadapi berbagai agenda olahraga ke depan.
Editor : Marjeni Rokcalva






