“Duka masyarakat Sumatera Barat adalah duka kita bersama. Anak-anak hebat yang hadir hari ini, sentuhlah hati orang tua ketika pulang nanti. Sampaikan bahwa saudara kita membutuhkan uluran tangan,” ujarnya.
Pemko Payakumbuh menilai langkah Kemenag dan seluruh jajaran pendidikan menunjukkan kuatnya kebersamaan di Kota Payakumbuh.
“Ini ikhtiar bersama kita semua. Seluruh masyarakat sekolah bergerak. Langkah ini menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan kita,” tutupnya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kepala Kemenag Kota Payakumbuh, Hendri Yazid, menyampaikan bahwa kegiatan dimulai dengan istighotsah dan muhasabah, serta dilanjutkan dengan salat ghaib untuk para korban bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat.“Kita memberikan yang terbaik untuk saudara kita yang ditimpa musibah. Kita hentikan euforia dan fokus melayani umat,” katanya.
Editor : Medio Agusta






