“Tidak ada lagi perayaan berlebihan. Kita memilih berempati, karena duka ini bukan hanya milik Payakumbuh, tetapi juga 50 Kota, Agam, Tanah Datar, Pariaman, Pesisir Selatan, dan daerah lainnya di Sumbar,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa Pemko Payakumbuh juga akan menggelar zikir dan ceramah akbar pada 16 Desember mendatang sebagai upaya memperkuat kebersamaan dan memohon perlindungan agar bencana dijauhkan dari daerah itu.
Wawako turut mengajak para pelajar untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan tersebut dengan berpakaian rapi dan sopan.
Ia meminta yang hadir, terutama anak-anak, untuk menyampaikan pesan kepedulian kepada keluarga masing-masing.
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta





