"Festival ini adalah ruang penting untuk merawat, membina dan mengembangkan musik tradisi sebagai bagian dari identitas bangsa. Kami berharap ini menjadi titik tolak kebangkitan musik tradisional di nusantara," Ujar Fadli Zon
Penyelenggaraan festival di Bukittinggi juga menggandeng komunitas musik tradisi Minangkabau, yang memiliki kekayaan instrumen termasuk 13 jenis alat musik tiup. Kegiatan ini mempertegas posisi Sumatra Barat sebagai wilayah strategis pelestarian budaya, ungkapnya.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengapresiasi pemilihan lokasi Bukittinggi, sebagai lokasi kegiatan yang dilaksanakan Kementrian Kebudayaan.
"Pemerintah Kota Bukittinggi terus menyediakan ruang, termasuk pelataran Jam Gadang, sebagai panggung bagi para seniman musik tradisi untuk tampil dan menginspirasi. Kami berharap kegiatan ini menjadi titik lahirnya talenta baru di dunia musik tradisi dan membangkitkan semangat generasi muda mencintai budaya bangsa," Ungkap Wako Ramlan
Editor : Medio Agusta






