"Ini sungguh penghargaan luar biasa, karena baru dua kali kita ikut langsung mendapatkan award Bintang 5," katanya.
Diceritakan Lismawati, sebelum penghargaan ini diraih ia beserta jajaran manajemen RSUD mengikuti presentasi secara daring.
Presentasi berjudul "Implementasi Kinerja BLUD RSUD Kota Padang Panjang" yang disampaikan Lismawati terkait penerapan layanan dan kinerja serta inovasi-inovasi yang ada di RSUD.
"Kurang lebih kita memaparkan sebanyak 14 inovasi terbaru yang ada di RSUD. Salah satunya Smart Hospital Satu Jam Saja, dan ada 13 lainnya," tutur Lismawati.
Sementara Adrial menyampaikan, ini adalah penghargaan yang tiga kalinya bagi Perumdam Tirta Serambi.
"Penghargaan ini sebagai tantangan untuk selalu menjadikan pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat semakin baik dan memuaskan lagi. Juga apresiasi atas kerja keras dan dedikasi jajaran Tirta Serambi yang operasionalnya semakin efektif dan efisien yang diakui di tingkat nasional," kata Adrial.
Dari 1.133 BUMD yang ada di Indonesia hanya sekitar 225 BUMD yang terseleksi memasuki babak final untuk presentasi akhir. Tahun ini mengambil tema "Penguatan Tata Kelola dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD".
Ketua Juri Top BUMD Awards 2025, Prof. Djohermansyah Johan menjelaskan, lima kriteria BUMD yang mendapat penghargaan. Yaitu kinerja bisnis yang tinggi, pengembangan bisnis berkelanjutan, berkontribusi bagi pembangunan daerah, sudah menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dan menjadi role model bagi BUMD lain. (Lex)
Editor : Armed






