IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Dukungan PKS Dibatalkan, Pasangan Adi Gunawan-Romi Siska Gagal Maju di Pilkada Dharmasraya

KPU Dharmasraya saat menerima pendaftaran Paslon Adi Gunawan-Romi Siska. Foto:Ist.
KPU Dharmasraya saat menerima pendaftaran Paslon Adi Gunawan-Romi Siska. Foto:Ist.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

DHARMASRAYA - Pasangan calon (Paslon) Adi Gunawan dan Romi Siska kemungkinan gagal ikut kontestasi dalam Pilkada Dharmasraya. Alasan utamanya, karena Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sebelumnya mengusung, mencabut dukungan.

Kuasa hukum pasangan Adi-Romi, Pandong Spenra menjelaskan bahwa PKS awalnya memberikan dukungan kepada pasangan tersebut, namun kemudian membatalkannya, dan mendukung pasangan Annisa Suci Ramadhani-Leli Arni, yang sebelumnya sudah resmi didaftarkan pada 28 Agustus 2024.

Keputusan tersebut diambil setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan klarifikasi ke DPP PKS pada 14 September 2024, terkait adanya dua dukungan berbeda yang masuk. Hasil klarifikasi menyatakan bahwa dukungan awal kepada pasangan Annisa-Leli tetap berlaku, sementara dukungan kepada Adi-Romi dianggap tidak sah.

Pandong melanjutkan, partai NasDem yang sebelumnya menjadi motor penggerak koalisi bersama PKS untuk mengusung Adi-Romi, juga menarik dukungannya setelah PKS memutuskan kembali mendukung Annisa-Leli.

"Posisi politik NasDem sangat dipengaruhi oleh keputusan PKS. Ketika PKS mencabut dukungan mereka, NasDem pun secara otomatis menggeser dukungan politiknya. Ini menyebabkan pasangan Adi-Romi kehilangan basis dukungan politik yang cukup untuk maju dalam Pilkada," katanya, Minggu (15/09/2024).

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ia juga menyebutkan bahwa momentum ini terjadi di tengah dinamika politik yang sangat intens, di mana berbagai partai politik terus bergerak cepat dalam menentukan arah dukungan mereka. Di pihak NasDem, pada awalnya mereka telah merencanakan dukungan penuh terhadap pasangan Adi-Romi sejak 30 Agustus 2024.

Meski demikian, Pandong menyebut bahwa dinamika sosial dan politik masyarakat Dharmasraya tidak bisa diabaikan begitu saja. Ia menilai bahwa kemungkinan masyarakat beralih mendukung kotak kosong tetap ada, terutama dengan semakin minimnya pilihan kandidat yang tersedia.

"Upaya politik harus mengikuti dinamika sosial masyarakat. Ada potensi besar bahwa kotak kosong bisa menjadi pemenang di Pilkada ini," ujarnya. (BM/Eko)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777