IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pandeka Jadi Maskot Pilkada 2024 di Kota Padang Panjang

Ilustrasi.
Ilustrasi.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Beberapa waktu lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah meluncurkan maskot Pilkada 2024 di Kota Padang Panjang bernama "Pandeka". Maskot ini akan digunakan selama proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) hingga terpilihnya wali kota dan wakil wali kota nanti.

Perancangan maskot ini, dimulai 15 Mei 2024 lalu oleh lima perancang, Dr. Arzul Jamaan S.Kar, M.Hum dari unsur Niniak Mamak/Tokoh Budaya, Januardi, M.Si (Kepala Bidang Litbang Bappeda), Buya Hamidi (Tokoh Masyarakat/Tokoh Agama), Dr. Abrar, M.A (Tokoh Pendidikan) dan Olvyanda Ariesta, S.Pd, M.Sn (Kepala Prodi Animasi ISI Padangpanjang).

Dari hasil rancangan mereka berlima, Pandeka disepakati dan lalu di-launching pada 27 Mei 2024 oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota, Dr. Winarno, ME di Gedung M Sjafei.

Pandeka merupakan sosok yang menguasai ilmu beladiri, namun punya sifat ksatria, sportif, dapat diandalkan. Seorang Pandeka juga memiliki pemikiran yang cerdas dan juga cerdik, pantang bersikap arogan walaupun memiliki kemampuan lebih. Tidak suka pamer, namun memiliki prinsip "musuh pantang dicari, tapi jika bertemu pantang dielakkan".

Tampilan maskot ini merupakan gambaran sosok anak muda atau remaja dengan ekspresi wajah yang ceria dan bersemangat dan mewakili generasi Z ataupun milenial yang merupakan komposisi terbesar dalam jumlah penduduk yang memiliki hak pilih saat ini. Gen Z merupakan generasi emas saat ini karena sedang dalam fase puncak aktivitas dan kreativitasnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Pakaian yang membalut tubuh Pandeka terdiri dari Deta, yang merupakan jenis penutup kepala khas Minangkabau bagi lelaki remaja dan dewasa tempo dulu. Deta berbentuk runcing di kiri dan kanan, mewakili gonjong Rumah Gadang. Hal ini menyiratkan bahwa orang Padang Panjang meninggikan ajaran dan nilai adat Minangkabau yang basandi syarak dan syarak basandi kitabullah sebagai landasan berpikir dan bertindak.

Kedua yaitu Sarung, jenis Sarung Bugis yang tergantung di leher, merupakan atribut yang melengkapi model pakaian Gunting Cino. Sarung Bugis menyiratkan kewibawaan dan kebijaksanaan pemakainya.

Ketiga Baju Gunting Cino, dengan bawahan celana longgar. Pakaian ini lazim digunakan lelaki Minang tempo dulu. Pemakaian model ini cukup mewakili identitas pemeluk Islam karena sering dipakai para santri ke masjid atau surau. Padang Panjang sebagai Kota Santri dan juga berjuluk Serambi Mekkah terwakili dengan pakaian ini.

Selanjutnya warna, warna baju dan celana berwarna hijau mewakili salah satu identitas Kota Padang Panjang berupa warna hijau. Dalam ilmu psikologi, warna hijau melambangkan keseimbangan, ketenangan dan kedamaian.

Deta berwarna kuning emas, melambangkan nilai prestasi, kesuksesan dan kejayaaan. Artinya orang Padang Panjang selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik dan sukses di berbagai bidang kehidupan.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH