IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Sekdako Padang Panjang Ikuti Rakor Inflasi, Beras dan Gula Alami Kenaikan Secara Nasional

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, Senin (18/9/2023). Foto: Kominfo Padang Panjang
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, Senin (18/9/2023). Foto: Kominfo Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Minggu kedua September, komoditas beras dan gula mengalami kenaikan harga secara nasional. Hal ini terungkap saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, Senin (18/9/2023).

Rakor diikuti secara virtual di Ruang VIP Lantai II Balai Kota oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ewasoska, S.H, Forkopimda, BPS dan Kepala OPD terkait.

Disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, hingga minggu kedua beras terus mengalami kenaikan harga. Terjadi kecenderungan peningkatan jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras dibanding minggu sebelumnya.

Begitu juga untuk gula pasir, dalam dua bulan terakhir kembali menunjukkan peningkatan, meskipun tidak memberikan andil yang signifikan. Kewaspadaan kenaikan harga gula pasir berlanjut pada bulan ini, akibat penghentian ekspor gula oleh India.

Pemerintah Daerah juga diharapkan dapat meningkatkan cadangan pangan, dengan melakukan Gerakan Siap Jaga Harga Pasar dengan SPHP (Sigap) serentak di seluruh Indonesia mulai Senin (25/9) depan. Juga diimbau Dinas Pertanian se-Indonesia agar mempercepat penyerapan dana dekonsentrasi untuk upaya penanganan pangan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Dalam mengendalikan inflasi di Kota Padang Panjang minggu kedua September, Pemko terus melakukan upaya. Di antaranya pengendalian hama tikus oleh Dispangtan (Dinas Pangan dan Pertanian). Menyukseskan penyaluran cadangan beras, digitalisasi pendataan penggilingan padi dan stok beras. Tindak lanjut hasil koordinasi dengan Bulog dan Gerakan Stop Boros Pangan," ujar Kepala Bagian Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako, Putra Dewangga, S.S, M.Si

Sementara itu, Kepala Dispangtan, Ade Nafrita Anas, M.P mengatakan, pihaknya akan melakukan edukasi kepada 500 siswa Sekolah Dasar (SD), dengan memberikan kudapan selama dua bulan dalam 20 kali pemberian pada akhir September.

"Di antaranya di SD 10 Padang Panjang Timur (PPT) Kelurahan Ganting, SDN 11 PPT (Koto Panjang), SDN 12 PPT (Ngalau)," ungkapnya.

Selain itu, tambah Ade, juga memberikan sosialisasi kepada orang tua tentang makanan bergizi dan sehat serta seimbang.

"Pemilihan sekolah ini karena daerah itu termasuk daerah kerawanan pangan tingkat rendah, berdasarkan peta kerawanan pangan," tuturnya. (Shintia/Lex)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH