IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Dampak El Nino dan Hama Tikus, Harga Beras Terus Naik di Padang Panjang

Ilustrasi.
Ilustrasi.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Beras kualitas I dan kualitas II alami kenaikan harga selama tiga minggu berturut-turut. Ini dampak dari El Nino secara nasional, serta serangan hama tikus di Padang Panjang dan sekitarnya.

Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako, Putra Dewangga, S.S, M.Si, Sabtu (16/9/2023) menyebutkan, kenaikan harga beras terjadi secara nasional, untuk tingkat Sumatera Barat sudah dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tingkat Provinsi pada Kamis (14/9) lalu di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar dengan menghadirkan OPD provinsi terkait dan seluruh yang terkait di kabupaten/kota.

Dari hasil rapat sudah dirumuskan langkah-langkah untuk mengatasi kenaikan harga beras. Di antaranya, monitoring atau pemantauan harga dan ketersediaan pasokan beras di seluruh kabupaten dan kota melalui sidak pasar. Memperkuat buffer stock pangan melalui penyimpanan dan penyediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Lalau, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di kabupaten dan kota secara intensif mengawasi jalur distribusi beras yang keluar Sumbar bekerja sama dengan Dishub dan Disperdakop UKM. Intensifikasi operasi pasar terutama untuk komoditi beras bekerja sama dengan Bulog dan TTIC.

"Serta, penyelenggaraan pasar murah beras bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Penjajakan subsidi transportasi bekerja sama dengan Dinas Pangan, TTIC, Bulog Sumbar dan melakukan upaya-upaya peningkatan produksi," paparnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Adapun kenaikan harga beras itu, beras kualitas I naik Rp125 dari Rp17.375 menjadi Rp17.500/kg. Beras kualitas II naik Rp63 dari Rp16.250 menjadi Rp16.313/kg.

Selain itu, sepanjang minggu ketiga September ini terdapat 23 komoditas yang

mengalami fluktuasi, baik penurunan harga maupun kenaikan harga. Pergerakan naik terjadi pada tujuh komoditas yang disebabkan berkurangnya pasokan komoditas di pasar sehingga tidak dapat memenuhi permintaan pasar.

"Ada 16 komoditas terjadi penurunan harga karena mulai banyaknya pasokan komoditas di pasar sehingga dapat memenuhi permintaan pasar yang menyebabkan turunnya harga," jelas Putra.

Kenaikan harga terjadi pada gula pasir dari Rp15.000 menjadi Rp15.625/kg. Telur ayam kampung dari Rp57.500 menjadi Rp59.800/kg. Telur itik dari Rp33.900 menjadi Rp35.400/kg. Kacang tanah dari Rp28.500 menjadi Rp29.000/kg. Buncis dari Rp10.000 menjadi Rp12.000/kg.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH