PADANG - Partai koalisi pendukung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Sandi menguasai kursi DPRD Sumbar untuk periode 2019-2014.
Kursi anggota dewan dari Koalisi Indonesia Adil Makmur sebanyak 44 orang dari 65 kursi di DPRD Sumbar. Perolehan kursi partai politik kolaisi pasangan nomor urut dua yaitu, Gerindra 14 kursi, PKS 10 kursi dan PAN serta Demokrat masing-masing 10 kursi.
Sedangkan, perolehan kursi yang berasal dari kolaisi pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 terdapat 21 yaitu, Partai Golkar 8 kursi, PPP4 kursi, Nasdem, PDI-P dan PKB masing-masing mendapatkan 3 kursi.
Anggota DPRD Sumbar hasil pemilihan legislatif yang berlangsung April 2019 lalu, Rabu (28/08/2019) mengikuti pengucapan sumpah. Pengucapan sumpah dipandu oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sumbar, Husni Rizal.
Pengambilan sumpah berlangsung di gedung DPRD Sumbar jalan Khatib Sulaiman Kota Padang. Prosesi acara ini dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Sumbar Nasrul Abit serta undangan pejabat negara, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Kuota keterwakilan perempuan yang menduduki kursi DPRD Sumbar terdapat empat orang dari 65 kursi DPRD Sumbard. Empat anggota DPRD Sumbar dari kalangan perempuan yaitul Leli Arni dari PDIP dapil VI.
Kemudian Mesra dan Yunisra Syahiran dari Gerindra masing-masing dapil VI dan IV. Ke empat adalah Siti Izzati Aziz dari Partai Golkar dapil II.
Kuota keterwakilan perempuan yang duduk di DPRD Sumbar periode 2019-2024 lebih sedikit dibandingkan periode sebelumnya. Kuota perempuan periode 2014-2019terdapat tujuh wanita yakni Siti Izzati Aziz, Riva Melda, Rahayu Purwanti, Armiati, Endarmy, Marlina Suswati dan Zusmawati.
Dari 16 partai politik peserta pemilu, partai politik yang meraih kursi di DPRD Sumbar hanya sembilan, yaitu, Gerindra, PKS, Demokrat, PAN, Golkar, PPP, PDI-P, Nasdem dan PKB.
Editor :






