IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Cacat Mutu, Jembatan Bentuk Pelengkung Omega Itu Diperbaiki Sesuai Speknya

Kondisi Jembatan Sungai Pangkua Kecamatan KPGD, Solsel saat perbaikan untuk kesempurnaan oleh pelaksana kegiatan PT. Landsano Jaya Mandiri, pasca kerusakan dan Pekerjaan yang tidak sesuai speknya. Foto Humas BPBD Solok Selatan
Kondisi Jembatan Sungai Pangkua Kecamatan KPGD, Solsel saat perbaikan untuk kesempurnaan oleh pelaksana kegiatan PT. Landsano Jaya Mandiri, pasca kerusakan dan Pekerjaan yang tidak sesuai speknya. Foto Humas BPBD Solok Selatan
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Padang Aro, Meski pengerjaan kegiatan proyek Rekonstruksi jembatan Sungai Pangkua di Nagari Pakan Rabaa tersebut sudah selesai 100 %, dengan menggunakan anggaran dana hibah tahun 2021 dari BNPB yang pagu dananya sebesar Rp. 13 Milyar.

Namun saat ini, lantai jembatan yang memiliki view sangat rancak jika dimalam hari saat diberi lampu tersebut dibongkar kembali. Pasalnya setelah diuji mortal, ternyata kualitas cor beton jembatan tidak sesuai dan terjadi pengelupasan bagian permukaan dari selimut beton.

Hal tersebut menurut Kalaksa BPBD Solsel, Novi Hendrix didampingi Kabid Kedaruratan Alvino Sandra, ST, disebabkan oleh pemasangan spesifikasi kekerasan cor beton ini tidak sesuai dengan perjanjian dalam kontrak.

" Proses cacat mutu dan perlunya perbaikan lantai jembatan ini, masih menjadi tanggungjawab pihak pelaksana PT. Landsano Jaya Mandiri, karena masih dalam masa pemeliharaan." jelas Novi Hendrix, Selasa (21/2/2023)

Artinya pihak BPBD sudah memerintahkan kepada kontraktor dan konsultan pengawas untuk memeriksa dan menguji mutu beton dari lantai jembatan tersebut, dan ternyata hasilnya, spek selimut beton memang tidak memenuhi sehingga dimulailah pembongkaran beton lantai tersebut pada Sabtu (4/2/2923).

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menurut Novi Hendrix maupun Alvino Sandra, persoalan pembongkaran dan pengerjaan kembali jembatan tersebut oleh pihak pelaksana, agar berbagai pihak tidak salah tafsir termasuk untuk menjawab berbagai foto-foto jembatan yang dalam kondisi pembongkaran beredar di media sosial. Foto yang diupload dimedia sosial tersebut adalah foto lantai yang sudah dibobok/ dibongkar dengan jack hammer.

" Jadi tidak benar kalau jembatan ini rusak seperti foto yang beredar, yang benar adalah terjadi cacat mutu pada selimut beton. Saat ini lantai diinstruksikan dibongkar kembali dan diperbaiki, Karena hasil pemeriksaan ditemukan pengelupasan dibeberapa titik," jelasnya.

Ditambahkan Alvino Sandra, bahwa pihaknya bersama dengan konsultan pengawas tengah menggenjot pelaksana pekerjaan untuk segera memperbaiki. Bahkan kita sudah bongkar semua permukaan lantai yang dinilai tidak sesuai dengan spek pekerjaan.

" Pengerjaan ini sepenuhnya masih tanggungjawab pihak pelaksana pekerjaan, sesuai tenggang waktu pemeliharaan 365 hari sejak selesainya kegiatan tersebut sesuai kontrak," tambah Alvino.

Menurutnya, saat ini pihaknya tengah mengupayakan untuk membongkar semua beton yang tidak memenuhi spesifikasi teknis semaksimal mungkin, dan setelah itu baru akan melakukan pengecoran ulang dengan mutu yang sesuai spesifikasi atau lebih.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH