Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang Pagi Ini: Agama sebagai Bingkai Kehidupan

PENDIDIKAN-312 hit

Penulis: ET | Editor: Medio Agusta

PADANG-Perbuatan baik marilah terus kita tingkatkan dan selalulah memberikan layanan terbaik bagi orang lain dan layanan terbaik bagi sivitas akademika Universitas Negeri Padang.

Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Ganefri, Ph.D. menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial pada Jumat (6/1) pagi ini secara virtual yang diikuti oleh pimpinan dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.

"Layanan terbaik bagi orang lain dan perbuatan baik yang selalu kita laksanakan akan memberikan dampak kepada diri sendiri," tambah Ustaz Prof. Dr. Duski Samad, M.Ag.

Baca Juga


Pada kesempatan itu, Prof. Ganefri, Ph.D.menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan Ustaz Prof. Dr. Duski Samad, M.Ag.yang merupakan dosen Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang yang diselenggarakan secara virtual.

Dalam ceramahnya dengan topik "Menuntut Ilmu Merupakan Fisabilillah", Ustaz Prof. Dr. Duski Samad, M.Ag.menyampaikan bahwa agama harus dijadikan bingkai kehidupan karena agama harus dijadikan mengatur seluruh aspek kehidupan.

Lebih lanjut jelas Ustaz Prof. Dr. Duski Samad, M.Ag., orang yang mengabaikan agama dalam kehidupan, akhirnya akan mengalami penyesalan dan kerugian dalam hidup.

"Ada tiga alam pikiran pendidikan agama dalam kehidupan. Misalnya pada anak-anak pendidikan agama secara peniruan, sedangkan pada remaja pendidikan agama perlu pendampingan," tambah Ustaz Prof. Dr. Duski Samad, M.Ag.

Pada kesempatan itu Ustaz Prof. Dr. Duski Samad, M.Ag. menjelaskan bahwa pendidikan agama pada orang dewasa perlu kesadaran beragama agama selamat dunia dan akhirat

Kata Ustaz Prof. Dr. Duski Samad, M.Ag. lagi, salah hitung dalam kehidupan tentu akan merugikan diri sendiri karena kita perlu menghitung apa yang sudah dikerjakan pada tahun berlalu dan menghitung apa yang akan dikerjakan pada tahun ini sejak sekarang.

"Kematangan jiwa beragama yakni beragama dengan berkesadaran tentulah sangat penting dalam kehidupan agar selamat dunia akhirat," tukuk Ustaz Prof. Dr. Duski Samad, M.Ag. (ET)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru