IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Rutan Padang Panjang dan Disdikbud Siapkan Program Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

Rutan Padang Panjang dan Disdikbud Siapkan Program Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan
Rutan Padang Panjang dan Disdikbud Siapkan Program Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG, BERITAMINANG.COM— Program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang segera direalisasikan. Untuk mematangkan pelaksanaannya, Rutan Padang Panjang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang Panjang menggelar rapat koordinasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, Jumat (5/6).

Komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan terus diperkuat oleh Rutan Kelas IIB Padang Panjang melalui kerja sama dengan Disdikbud Kota Padang Panjang. Program ini menjadi bagian dari upaya pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan sekaligus mendukung proses pembinaan yang lebih komprehensif.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Disdikbud Kota Padang Panjang tersebut dihadiri Kepala Disdikbud Kota Padang Panjang, Nasrul, Kabid Pendidikan dan Kebudayaan Sofyani, Kepala Rutan Padang Panjang Novri Abbas beserta jajaran, Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Padang Panjang Remon, serta perwakilan PKBM Iftitah dan PKBM Maqarazul Qur'an.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara Rutan Kelas IIB Padang Panjang dan Disdikbud Kota Padang Panjang dalam penyelenggaraan Pendidikan Nonformal Paket Kesetaraan bagi warga binaan.

Dalam paparannya, Kepala SKB Kota Padang Panjang, Remon, menjelaskan bahwa program pendidikan kesetaraan akan dilaksanakan melalui pembelajaran tatap muka yang dipadukan dengan metode tutorial serta kegiatan keterampilan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menurutnya, kurikulum yang diterapkan perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik yang berada di lingkungan pemasyarakatan agar proses pembelajaran berjalan efektif.

"Kurikulum yang diterapkan nantinya akan lebih difokuskan pada penguatan literasi, numerasi, dan pendidikan karakter sebagai bekal penting bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan setelah kembali ke masyarakat," jelas Remon.

Program ini diharapkan tidak hanya memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh ijazah kesetaraan, tetapi juga membangun kemampuan dasar serta karakter positif yang dapat mendukung proses reintegrasi sosial mereka.

Melalui pendidikan yang berkelanjutan, warga binaan diharapkan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri yang lebih baik saat kembali ke lingkungan masyarakat.

Sebagai langkah lanjutan, seluruh pihak yang terlibat sepakat menggelar rapat teknis dan persiapan pembelajaran pada pekan depan guna mematangkan mekanisme pelaksanaan program pendidikan kesetaraan di lingkungan Rutan Padang Panjang.

Editor : Armed
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH