"Hasil dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan serta keterampilan peserta pengabdian masyarakat tentang cara pengolahan kulit buah kakao menjadi minuman antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh serta bernilai praktis dan ekonomis. Pengetahuan dan keterampilan pengolahan kulit buah kakao ini dapat dikembangkan oleh ibu-ibu PKK kepada masyarakat sekitar tempat tinggal mereka masing-masing," tambahnya.

Peserta dan Tim Pengabdian menikmati minuman yang dibuat.
Kegiatan ini, tambah Effendi, diharapkan memberikan dampak yang positif pagi peserta yang kebanyakan ibu-ibu PKK dan petani kakao di Nagari Campago.
Effendi juga menyebutkan, hasil pengabdian masyarakat ini juga diikutkan dalam Expo Innovation yang dilaksanakan di Auditorium UNP, tanggal 29 November hingga 2 Desember 2022 lalu. (MR)
Editor : Berita Minang






