"Tahun ini kita baru melaksanakan satu kali kegiatan Pacu Kuda, padahal jatah kita ada dua dalam satu tahun, yakni Open Race dan yang kedua Lebaran Cup, karena Covid-19 iven Lebaran Cup tidak terlaksana. Dan kita panitia pelaksana sangat siap menggelar iven ini," kata Dasril didampingi Bendahara Suardi.
Ia optimis dengan dilaksanakannya iven ini roda perekonomian di Kota Payakumbuh kembali menggeliat termasuk transaksi jual beli kuda.
"Kita berharap dengan iven ini ekonomi masyarakat kita menggeliat, karena dengan iven ini transaksi penjualan kuda pasti bergerak dan harganya akan melambung, juga ekonomi pedagang di sekitaran Gelanggang Pacu Kuda serta masyarakat lainnya," ungkapnya.
"Sama seperti sebelumnya, iven Pacu Kuda kali ini juga gratis untuk masyarakat. Untuk pendanaan kita didukung sponsor, peternak kuda dan tidak menggunakan APBD," ungkapnya.
Editor : Marjeni Rokcalva






