IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Dosen Seni Rupa FBS UNP Berikan Pelatihan Melukis Imajinatif di SDN 09 Aia Pacah Kota Padang

Dosen Seni Rupa FBS UNP Berikan Pelatihan Melukis Imajinatif di SDN 09 Aia Pacah Kota Padang. Foto ET.
Dosen Seni Rupa FBS UNP Berikan Pelatihan Melukis Imajinatif di SDN 09 Aia Pacah Kota Padang. Foto ET.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Dosen Departemen Seni Rupa FBS UNP memberikan pelatihan melukis imajinatif di SDN 09 Aia Pacah dan SDN 36 Koto Panjang. Kegiatan yang diikuti oleh 30 orang guru SDN tersebut dilaksanakan dari tanggal 13 sampai dengan 20 Agustus 2022.

Demikian disampaikan oleh Drs. Yusron Wikarya, M.Pd. kepada wartawan portal beritaminang.com pada Jumat (2/9) di Kampus FBS UNP Air Tawar Padang.

Kata Drs. Yusron Wikarya, M.Pd., hasilnya adalah masing-masing guru telah menghasilkan tiga lukisan imajinatif, sehingga terkumpul sebanyak 90 buah lukisan imajinatif yang siap dipamerkan sampai satu akhir bulan September 2022.

"Kelihatannya guru-guru sangat bersemangat mengikuti kegiatan pelatihan", kata Drs. Irwan, M.Sn. dan Rahmi Oktayori Wikarya, S.Pd., M.Pd. sebagai anggota pelaksana.

Hal itu dibenarkan oleh Nesya Fitryona, S.Pd., M.S. dan Drs. Eswendi, M.Pd. yang bertindak sebagai instruktur dalam kegiatan tersebut.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Drs. Yusron Wikarya, M.Pd. sebagai Ketua Pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa salah satu mata pelajaran yang tercantum dalam Kurikulum 2013 SD adalah Seni Budaya dan Prakarya yang memuat lingkup materi pembelajaran seni rupa, seni drama, seni musik, seni tari dan prakarya yang harus diajarkan mulai dari kelas I sampai kelas VI.

"Pentingnya pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya bagi murid SD karena memiliki sifat multilingual (dapat mengembangkan kemampuan ekspresi diri dalam bahasa rupa, bunyi dan gerak serta berkarya nyata menggunakan berbagai cara, teknik dan media), multidimensional (dapat mengembangkan kompetensi pengamatan, pengetahuan, pemahaman, analisis, penilaian, apresiasi, dan produktivitas," tambah Drs. Yusron Wikarya, M.Pd.

Hal itu kata Drs. Yusron Wikarya, M.Pd., dapat menyeimbangkan fungsi otak sebelah kanan dan kiri, fungsi sosial, dan fungsi psikologis dengan cara memadukan secara harmonis unsur-unsur logika, kinestetika, etika, dan estetika), dan multikultural (dapat mengembangkan kesadaran dan kemampuan berapresiasi terhadap keragaman budaya lokal, nusantara maupun mancanegara sebagai wujud pembentukan sikap menghargai, toleransi, demokratis, beradab, dan hidup rukun dalam masyarakat dan budaya yang majemuk.

Dengan demikian, tambah Drs. Yusron Wikarya, M.Pd. pendidikan Seni Budaya dan Prakarya dapat memenuhi kebutuhan perkembangan murid dalam mencapai kecerdasan emosional (EQ), kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan adversitas (AQ), dan kreativitas (CQ), serta kecerdasan spiritual dan moral (SQ).

Eli Rosmid, S.Pd. sebagai Kepala SDN 09 Aia Pacah dan Nur Efi, S.Pd. sebagai Kepala SDN 36 Koto Panjang menyambut baik kegiatan ini dilaksanakan di sekolahnya.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777