IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Festival Pamalayu Resmi Diluncurkan di Museum Nasional

Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid saat disambut Bupati Sutan Riska di Museum Nasional Jakarta. Humas
Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid saat disambut Bupati Sutan Riska di Museum Nasional Jakarta. Humas
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

JAKARTA - Festival Pamalayu yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bekerja sama dengan sejumlah lembaga, resmi diluncurkan di Museum Nasional, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Peluncuran festival tersebut ditandai dengan makan sirih bersama pejabat pemerintah dan pimpinan adat. Yakni, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Wakil Bupati H. Amrizal Dt Rajo Medan bersama raja-raja di Kabupaten Dharmasraya.

Selain Sutan Riska yang juga Raja Koto Besar, ikut dalam prosesi tersebut Raja Siguntur Sutan Hendri Tuanku Bagindo Ratu, Raja Pulau Punjung H. Abdul Haris Tuanku Sati serta Raja Padang Laweh Sutan Alif Tuanku Bagindo Sutan Muhammad.

Dalam sambutannya, Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan, gagasan Pemerintah Kabupaten menggelar Festival Pamalayu bekontribusi kepada Indonesia sebagai sebuah bangsa.

Bupati Sutan Riska dalam sambutannya mengatakan, ide festival Pamalayu berangkat dari sejarah Ekspedisi Pamalayu pada 22 Agustus 1286. Untuk memperingati peristiwa tersebut, maka peluncuran dilakukan pada tanggal yang sama.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Ekspedisi Pamalayu dilakukan oleh Kerajaan Singasari di Pulau Jawa menuju Kerajaan Malayu di Dharmasraya, yang disebut-sebut sebagai negeri emas," katanya.

Melalui Festival Pamalayu, Pemkab Dharmasraya menurutnya ingin menyemai benih baru. "Benih yang lama disimpan dalam peradaban nenek moyang kita, kemudian kita tawarkan untuk masa mendatang," ujarnya.

Pemkab Dharmasraya bekerja sama dengan Tempo Media Grup dalam peluncuran festival dan seminar tersebuut. Sementara, untuk beberapa kegiatan lainnya bekerja sama dengan berbagai lembaga, antara lain Langgam Production. Sejumlah lomba, kegiatan seni, olah raga, pameran dan pesta rakyat telah disiapkan hingga berakhir pada 7 Januari 2002 nanti, saat Dharmasraya memperingati ulang tahun kabupaten ke-16.

Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid mengapresiasi gagasan Dharmasraya lewat Festival Pamalayu. "Kita perlu melihat kembali peristiwa bersejarah dalam sejarah kita dengan cara pandang yang mungkin berbeda dari apa yang selama ini kita kenal," katanya

Ekpedisi dalam dalam historiografi dan penulisan sejarah Indonesia kita, menurut Hilmar, adalah istilah yang dipakai oleh orang Belanda ketika membicarakan ekspansi kekuasaan mereka di seluruh Nusantara. "Bukan serangan atau agresi, tapi ekspedisi militer."

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777