Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D. menjelaskan bahwa hingga saat ini, belum rencana atau pembahasan perubahan kriteria penilaian Indikator Kinerja Utama untuk perguruan tinggi.
Pada kesempatan itu, Dr. Iwan Syahril, Ph.D. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan menyampaikan bahwa disrupsi adalah kita bergerak dalam hal atau kondisi yang tidak nyaman, kita terus mencari kestabilan dan mencari keseimbangan.
"Pada saat ini ada Direktorat PPG untuk percepatan dan mendorong transformasi Profesi Guru," tambah Dr. Iwan Syahril, Ph.D. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan.
Lebih lanjut Dr. Iwan Syahril, Ph.D. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan menyampaikan bahwa PPG Prajabatan harus diusahakan untuk memenuhi kebutuhan guru dan dibutuhkan ide-ide inovatif untuk peningkatan kualitas guru di Indonesia.
Selain itu, Dr. Mohammad Sofwan Effendi, M.Ed. Direktur Sumber Daya juga menjelaskan bahwa terkait dengan sumber daya manusia atau dosen di perguruan tinggi pada saat ini ada tiga klasifikasi yakni dosen pns, dosen PPPK, dan ada dosen di luar dua kategori tersebut.
"Pada saat ini, Kementerian berusaha untuk meningkatkan kualitas dosen di perguruan tinggi termasuk usaha untuk meningkatkan jumlah guru besar dengan berbagai upaya," tambah Dr. Mohammad Sofwan Effendi, M.Ed. (ET)
Editor : Marjeni Rokcalva






