IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Waduh, 2021 Dua Kapal Antar Pulau di Mentawai Tak Lagi Beroperasi

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Mentawai, Amrial. Humas
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Mentawai, Amrial. Humas
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

TUAPEIJAT - Tahun 2021 kemungkinan besar kapal antar pulau di Kepulauan Mentawai akan berkurang. Dua dari lima kapal antar pulau yang melayani penumpang ditiga pulau di Kepulauan Mentawai pada tahun 2021 dipastikan tidak akan beroperasi lagi. Dua kapal penumpang yang dianggap tidak layak di yakni KM. Simasin dan KM. Beriloga.

Hal ini dituturkan Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kepulauan Mentawai, Amrial saat dimintai keterangan diruang kerjanya Kamis, (22/8).

"Untuk 2020, dua kapal tersebut masih bisa kita gunakan, tapi tahun 2021 tidak layak lagi, itu sudah beresiko," katanya.

Ia mengaku, kapal yang melayani antar pulau sebenarnya sudah tidak layak beroperasi.

Menurutnya, penggunaan kapal yang terbuat dari kayu idealnya bisa digunakan secara teknik selama 8 tahun dan secara ekonomi kapal layak beroperasi hingga 10 tahun. Sementara penggunaan kapal antar pulau tersebut sudah melewati batas maksimal penggunaan yang telah mencapai 18 tahun.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ia merinci spesifikasi kapal antar pulau yang akan berhenti beroperasi pada tahun 2021 yakni KM. Beriloga yang dibuat tahun 2001 bersumber dari APBD Mentawai memiliki panjang 22.85 meter, lebar 8.16 meter, kapasitas 189 GT dengan kecepatan 8.5 knot

Sementara KM. Simasin dibuat tahun 2003 bersumber dari APBD Mentawai memiliki panjang 21.85 meter, lebar 5.75 meter, kapasitas 128 GT dan kecepatan rata-rata 8 knot.

Amrial berharap, pihak eksekutif dan legislatif bisa merealisasikan pengadaan kapal baru, karena terangnya, pihaknya telah menyampaikan hal itu dalam forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Mentawai.

"Kita sudah bawa ke forum OPD. Dan kita harap ini menjadi perhatian serius Pemkab dan DPRD," ujarnya.

Bukti keseriusan Dishub Mentawai, tambahnya, pihaknya telah merancang perencanaan pengadaan kapal cepat dengan anggaran sebesar 20 miliar yang akan melayani penyeberangan antar pulau di Bumi Sikerei.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH