IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Feature : Menembus Jalan Ekstrem, Nopi Berjuang Demi Keluarga

AI Nopi Saat membawa buah sawit di jalan berlumpur
AI Nopi Saat membawa buah sawit di jalan berlumpur
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PASAMAN BARAT — Deru mesin sepeda motor terdengar memecah kesunyian pagi. Di sebuah jalan tanah yang licin dan penuh lubang, Nopi Warga Pinaga, Pasaman Barat mulai menghidupkan motor rakitannya. Di belakang motor, buah sawit yang baru dipanen telah tersusun dan siap dibawa keluar dari kebun.

Jalan yang dilalui Nopi bukan jalan biasa. Tanah berlumpur, tanjakan curam, genangan air dan bebatuan menjadi pemandangan yang harus ia hadapi hampir setiap hari. Sedikit saja salah mengambil posisi, motor bisa tergelincir atau terperosok ke dalam lumpur.

Namun, bagi Nopi, tidak ada pilihan untuk berhenti. Sebagai tukang panen sekaligus pelansir buah sawit, jalan sulit adalah bagian dari pekerjaannya.

Sejak pagi, Nopi sudah berada di tengah perkebunan. Dengan alat panen di tangan, ia memotong tandan buah sawit yang telah matang. Setelah dikumpulkan, tandan-tandan tersebut kemudian dinaikkan ke motor rakitan untuk dibawa menuju tempat pengumpulan.

Motor yang digunakan Nopi bukan kendaraan biasa. Kendaraan tersebut dirakit dan dimodifikasi agar mampu membawa beban sawit melewati jalan perkebunan yang sulit dilalui sepeda motor pada umumnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Kalau pakai motor biasa, susah lewat jalan seperti ini. Apalagi kalau hujan, jalannya licin dan banyak lumpur,” kata Nopi. (12/8)

Perjalanan membawa sawit bukan pekerjaan ringan. Dalam sekali angkut, motor harus membawa beban yang cukup berat. Nopi harus menjaga keseimbangan sekaligus mengatur tenaga mesin ketika melewati tanjakan.

Pada jalan yang menurun, ia harus lebih berhati-hati. Rem dan kondisi jalan menjadi dua hal yang terus diperhatikannya. Sementara ketika melewati kubangan lumpur, ia harus mencari jalur yang paling memungkinkan agar motor tidak terjebak.

Kadang-kadang, roda motor berputar di tempat karena kehilangan traksi. Saat itu Nopi turun dan berusaha mendorong atau memperbaiki posisi kendaraan agar kembali bergerak.

“Sudah biasa jatuh dan motor terbenam. Namanya juga jalan kebun. Kalau mau sawitnya keluar, memang harus dilalui,” ujarnya.

Editor : Ade MS
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH