IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

DPMPTSP Padang Panjang Terus Upayakan Menekan Angka Pengangguran

Para pencari kerja sudah difasilitasi untuk mengikuti berbagai pelatihan oleh DPMPTSP Padang Panjang
Para pencari kerja sudah difasilitasi untuk mengikuti berbagai pelatihan oleh DPMPTSP Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus melakukan berbagai langkah dan upaya untuk menekan angka pengangguran di Kota Padang Panjang. Mulai dari menggelar berbagai pelatihan kerja, hingga berkolaborasi dengan berbagai pihak.

"Salah satu langkah konkret dalam mengatasi pengangguran adalah peningkatan kemandirian masyarakat. Untuk peningkatan kemandirian ini, adanya stimulus kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan-pelatihan," kata Kepala DPMPTSP, Ewasoska, SH, Senin (4/10).

Diterangkannya, Pelatihan yang dilakukan seperti pelatihan soft skill seperti kemampuan berbahasa asing dan pelatihan teknis lainnya.

"Mutu tenaga kerja yang baik, akan memberikan peluang kepada peningkatan produktivitas sehingga mempengaruhi capaian pembangunan daerah," ulasnya.

Ditambahkannya, pada perubahan APBD 2021 ini ada peningkatan anggaran pada program penempatan tenaga kerja. Semula Rp 113.356.000 menjadi Rp 223.834.000. "Kemudian pada program pelatihan kerja dan produktivitas tenaga kerja, juga mengalami kenaikan dari semula Rp 121.957.000 menjadi Rp 378.716.900," ungkapnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kepala Bidang Penanaman Modal dan Ketenagakerjaan DPMPTSP, Mardi Suntami, SE menambahkan, tahun 2021 ini sebanyak 168 orang pencari kerja sudah difasilitasi untuk mengikuti berbagai pelatihan. Di antaranya pelatihan operator alat berat.

"Sebanyak 16 orang peserta mengikuti pelatihan ke Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh. Awal tahun 2021 ini sudah berjalan dan Oktober ini kita kirim tahap dua. Ini akan berlanjut pada tahun berikutnya," sebutnya.

Ditambahkan Mardi, selain itu pihaknya juga memfasilitasi pencari kerja untuk mengikuti pelatihan pada Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi. Di antaranya pelatihan pariwisata, pengoperasian industrial manufacturing system serta teknisi embedded system (micro controller).

Di samping itu, bersama Pemerintah Provinsi, pihaknya juga menfasilitasi pelatihan bahasa asing. Peserta pelatihan yang telah menguasai bahasa asing dan pelatihan teknis tersebut, akan diikutkan dalam seleksi program kerja sama pengiriman tenaga terampil ke Jepang dan Korea.

"Dari peserta pelatihan ke Jepang, lima orang di antaranya sudah ada kontrak kerja di tahun 2020 lalu. Sementara tahun 2021 ini, tiga orang yang sudah mendapatkan kontrak kerja di sana," jelasnya.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH