PADANG - Mantan legislator Tapanuli Tengah yakni Awaluddin Rao yang merupakan pengemudi viral dalam insiden di Pos Penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Padang-Solok mendatangi Kantor Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Minggu sore (18/07/2021).
Ia tampak mendatangi Kantor Polresta Padang sekitar pukul 17.30 WIB dengan tujuan menyampaikan permintaan maaf atas videonya yang viral di media sosial (medsos).
"Saya datang atas dasar kesadaran diri sendiri, dan tanpa paksaan siapapun untuk menyampaikan permintaan maaf kepada pihak kepolisian," kata Awaluddin Rao di Kantor Polresta Padang.
Ia meminta maaf jika videonya yang viral dengan muka berdarah dan mengaku matanya "buta" pada Sabtu (17/7) telah menganggu konsentrasi, bahkan menambah tugas kepolisian sebagai gugus depan dalam memutus mata rantai Covid-19.
Awaludin Rao yang datang mengenakkan kaos berlengan panjang juga mengaku tidak ada niatnya untuk menjelek-jelekkan pihak kepolisian.
Ia juga mengoreksi keterangannya dalam video yang mengatakan kalau ia distusuk petugas hingga matanya buta.
"Kejadian saat itu dalam kondisi panik, saya tekankan lagi tidak ada petugas pos PPKM darurat yang menusuk saya, saya berteriak minta tolong karena tiba-tiba ada darah di kening," katanya.
Sedangkan untuk kondisi luka yang faktanya terjadi di bagian pelipis, ia mengaku telah mulai membaik saat ini.
Kedatangan pengemudi tersebut diterima langsung oleh Kasubag Humas Ipda Adha Tawar, dan Kanit III SPKT Ipda Dwi Jatmiko.
Editor : Berita Minang






