IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Ancaman Transmisi Lokal Covid-19, Patuhi Jika Tak Ingin Mati

Foto Indra Yosef D
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Sedangkan berdasarkan status pasien covid-19, yang dirawat di berbagai Rumah Sakit berjumlah sekitar 33,11 persen, di isolasi di Bapelkes 10,81 persen dan isolasi di rumah secara mandiri sekitar 25 persen.

Untuk persentase kematian dari jumlah kasus sementara tercatat ada sekitar 10,14 persen, dan yang dapat disembuhkan 16,89 persen, lainnya masih dalam proses perawatan intensif, mereka terdiri dari berjenis kelamin laki-laki yang terpapar 45,95 persen dan perempuan 54,05 persen sebagaimana data per tanggal 30 April lalu.

Dijelaskan Defriman, berdasarkan pasien yang dirawat di rumah terbanyak di SPH sebesar 27,03 persen, menyusul RSUP M.Jamil 20,27 persen dan Labor FK Unand 10,81 persen. Ssisanya tersebar di rumah sakit yang telah ditunjuk sebagai rujukan pasien covid 19.

Patuhi Jika Tak Ingin Mati

Hingga kini, kapan berakhirnya pandemi covid-19 masih belum bisa disimpulkan para ahli jika kondisi kesadaran masyarakat jauh dari himbauan dan instruksi pemerintah untuk stay at home tinggal dirumah, dan work from home bekerja dirumah. namun berkeliaran berkerumun dengan mengabaikan social distancing atau jaga jarak, dan phsycal distancing atau menjauh dan tidak melakukan kontak secara fisik.

Perlu disadari, kunci utama penghentian penularan covid-19 ini adalah disiplin dan mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap berada dirumah dan bisa bekerja dirumah. Keluar hanya untuk keperluan sesuatu kebutuhan dengan selalu mengenakan masker. Jaga kebersihan dan selalu cuci tangan dengan sabun atau gunakan hand sanitizer setiap habis beraktifitas, jaga jarak dan jangan kontak fisik.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Saya kuatir, jika surveilance team atau tim pengawasan tidak bekerja maksimal dan tak mendapat dukungan masyarakat dengan kesadarannya, maka tunggulah kondisi yang menakutkan akan terjadi yakni, kematian mengerikan sudah dihadapan kita bersama. Untuk itu, mari kita perangi bersama covid-19 yang terbukti telah merenggut jutaan jiwa manusia dan melumpuhkan perekonoimian dunia saat ini.

Melalui artikel ini, saya mengutip pernyataan Wagun Nasrul Abit dan beberapa sumber lainya yang mengedukasi yakni,mari kita sadar se sadar-sadarnya bahwa covid-19 adalah ancaman kematian yang belum ditemukan obatnya, meski ada yang berpendapat kematian itu adalah urusannya Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, bisa terjadi dimana dan kapan saja, sehingga banyak yang menyepelekan dan meremehkan virus asal Wuhan Cina yang mengerikan itu.

Sekedar pengetahuan, jika terjadi pemberlakuan karantina, kebanyakan pasien akan stess. Stress ini dapat memicu penyakit lain sehingga terjadi komplikasi padahal pasien tersebut belum tentu positif covid-19 tapi diperlakukan sesuai protokol covid. Dengan demikian Ikuti anjuran dokter dan pemerintah jika diharuskan isolasi mandiri jalani, jika dilarang patuhi. Ini akan memberi keselamatan untuk kita semua.

Begitu juga jika ada pasien yang meninggal, keluarga juga tidak boleh menguburkan sendiri apalagi membawa pasien. Kita hanya boleh menatap dan mengeluarkan air mata dari kejauhan tanpa boleh mendekati karena terbentur penanganan mayat secara khusus. Mari berdo'a cepatlah virus ini enyah dari kehidupan kita.aamiin.(***)

Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Opini lainnya
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777