IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Filosofi dan Nilai Budaya dalam Masyarakat Minangkabau

Foto Meutia Suci Rahmadhani
Ilustrasi Filosofi dan Nilai Budaya dalam Masyarakat Minangkabau
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Budaya gotong royong atau badoncek juga masih hidup dalam masyarakat Minangkabau. Nilai ini menunjukkan pentingnya kebersamaan dan saling membantu dalam berbagai kegiatan sosial. Dengan adanya semangat gotong royong, hubungan antarwarga menjadi lebih erat dan harmonis.

Filosofi Karatau Madang di Hulu, Babuah Babungo Balun, Ka Rantau Bujang Dahulu, Di Rumah Paguno Balun

Ini adalah Salah satu petatah-petitih yang sangat terkenal dalam budaya Minangkabau

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Secara harfiah, petatah-petitih ini menggambarkan pohon karatau dan madang yang berada di hulu sungai, yang pada saat itu belum berbuah dan belum berbunga. Gambaran tersebut menjadi kiasan bagi seorang pemuda yang masih dalam tahap belajar dan mencari pengalaman hidup.

Makna utama dari petatah-petitih ini adalah anjuran kepada para pemuda untuk merantau sebelum menetap dan membangun kehidupan di kampung halaman. Dalam pandangan masyarakat Minangkabau, seseorang yang masih muda perlu mencari ilmu, pengalaman, serta keterampilan di tempat lain agar menjadi pribadi yang lebih matang dan berguna bagi keluarga maupun masyarakat.

IKLAN POSISI 15
Bagikan

Opini lainnya
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH