Menurut International Union for Conservation of Nature and Natural Resource (IUCN), penyu sisik masuk ke daftar spesies yang sangat terancam punah. Sedangkan penyu hijau, penyu lekang dan penyu tempayan, digolongkan terancam punah.
Wisata Edukasi Dan Tempat Penelitian

Pengunjung melepaskan anak tukik yang baru menetas ke laut di kawasan ekowisata penyu, Selasa (16/7/2019). Melepas tukik ke laut merupakan salah satu paket wisata edukasi yang ditawarkan kepada pengunjung.(Beritaminang/Adi Prima)
Kawasan ekowisata penyu menjadi tempat penelitian penyu. Selain itu, pengunjung yang peduli lingkungan bisa berdonasi Rp 30.000 dan melepas satu ekor tukik ke laut.
Komunitas urang gilo boleh berbangga, roda perekonomian nagari menggeliat, warung milik warga tumbuh dan berjejer menyambut pengunjung. Warga juga tidak lagi berburu telur penyu, jika menemukan telur penyu warga memberikannya kepada komunitas.
Tahun 2020 Laskar Pemuda Peduli Lingkungan juga menerima plakat dari Presiden RI, mereka masuk nominasi peraih Kalpataru.
Namun, pandemi COVID-19 membuat kunjungan wisatawan turun, aktivitas di kawasan ekowisata penyu juga dibatasi. Pengunjung yang ingin melihat hutan pinus pelindung dan taman mangrove, harus menunggu sampai pandemi berlalu. (Beritaminang/Adi Prima).
Editor : Marjeni Rokcalva






