PADANG - Meski dengan dana bantuan yang minim, dan itu didapat dari hasil utang alias pinjaman dari pihak ketiga, Ketua Umum KONI Sumbar Syaiful, SH,M.Hum meminta semua atlet dan official tidak mengurangi semangat untuk menjadi yang terbaik dan bisa meraih tiket ke PON XX 2020 di Papua nantinya. Untuk itu, KONI Sumbar sangat berharap kepada Pemerintah Provinsi Sumbar bisa mencairkan dana bantuan untuk Powil dan Pra PON, yang sudah disetujui DPRD Sumbar dalam aanggaran perubahan 2019.
"Saya beranikan diri untuk memberangkatkan kontingan ke ajang Porwil X Bengkulu dan seleksi Pra PON XX ke berbagai pusat pertandingan. Dan semua itu, KONI talangi dengan mencari pinjaman alias utang pada pihak ketiga. Karena kas kono nol rupiah (Rp.0) saat ini, disebabkan belum cairnya bantuan yang sudah disahkan di APBD Perubahan Sumbar 2019 lalu," tegas Syaiful Senin, 21 Oktober 2019, melepas secara resmi keberangkatan 2 cabang olahraga menuju arena Pekan Olahraga Wilayah Porwil X Tahun 2019 Bengkulu. 2 cabor yang dilepas pada pemberangkatan gelombang pertama kontingen Sumbar itu masing-masing Cabang Sepakbola dan Atletik.
"Cabor sepakbola kita berangkatkan lebih dulu, karena cabor ini akan memulai pertandingannya tanggal 24 Oktober.nanti. Sedangkan untuk cabor atletik, penyesuaian lokasi perlombaan sangat penting, karena diakui kita masih belum memiliki lintasan atletik permanen dengan standar Nasional," ungkap Syaiful dalam sambutannya saat melepas 2 cabor tersebut dengan bus ke Bengkulu.
Dijelaskan sama halnya dengan cabor - cabor lainnya yang dipertandingkan di Porwil nanti ia berharap dapat mempersembahkan yang terbaik bagi Sumatera Barat, sekaligus memastikan tiket menuju PON Papua nanti.
"Kami berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal, karena prestasi tergantung kepada atlet. Kami yakin duta-duta olahraga Sumbar akan mampu memberikan yang terbaik ' terangnya.
"Secara kondisi anak-anak sudah siap 100 persen, tidak ada masalah satupun. Jadi mohon doa restu masyarakat Sumbar, agar tim ini dapat lolos ke PON nanti," ujarnya.
Senada dengan hal itu pelatih Atletik Sumatera Barat Roti Satria Putra juga bertekad membawa Cabor Atletik menjadi juara umum, mengingat pada ajang yang sama 2015 lalu, cabor atletik hanya kalah 1 perak dari tuan rumah Bangka Belitung yang menjadi tuan rumah dengan raihan 9 emas, 8 perak dan 5 medali perunggu.
"Kami akan berjuang memenuhi target Koni Sumbar dan Ketum.PASI Sumbar menjadi.pemuncak cabor ini. Selain menggelar persiapan di daerah, beberapa atleti.Sumbar juga bergabung di Pelatnas. Diantara atlet tersebut juga ada yang telah lolos PON," ujarnya.
Pada Porwil nanti PASI Sumbar akan turun dengan kekuatan 40 atlet yang akan turun hampir di seluruh nomor perlombaan. Setelah pelepasan cabor sepakbola dan Atletik akan dilanjutkan dengan pelepasan kontingen besar Sumatera Barat oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang dijadwalkan 29 Oktober mendatang.
Editor :






