Dia juga menjelaskan bahwa terkait kondisi ruas jalan yang hingga saat ini masih belum layak, pihak provinsi telah berjanji akan melakukan pengaspalan pada tahun 2021.
"Sebab kewenangan pembangunan jalan Surantiah menuju Langgai ini kewenangannya ada di provinsi, sebab jalan ini adalah jalan provinsi. Jika di tahun 2021 nanti tidak juga terkabul, maka saya akan menghadap langsung kepada menteri," ujarnya.
Kepala Dinas Kominfo Pessel, Junaidi menjelaskan bahwa pembangunan tower BTS itu ditargetkan tuntas pada Desember 2020.
"Dengan tuntasnya pembangunan tower BTS ini nanti, maka masyarakat di nagari ini akan benar-benar terbebas dari blank spot, serta juga bisa menikmati jaringan internet," ujarnya.
Dari itu dia berharap agar pembangunan tower sebagai peletakan batu pertama itu bisa berjalan dengan lancar dan juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
Wali Nagari Gantiang Mudiak Selatan Surantiah, Syawal, dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah Pessel karena telah mempasilitasi berdirinya tower Base Tranceiver Station (BTS) di nagari itu.
"Melalui kehadiran tower BTS ini, maka keterisolasian masyarakat dari jaringan telekomunikasi bisa terjawab. Sebab selama ini masyarakat nagari Gantiang Mudiak Selatan Surantiah, merupakan salah satu nagari blank spot di Pessel," timpalnya. Rnd/Je
Editor :






