
Para kelompok tani usai melakukan penanam persana kelapa sawit di Gapoktan Sumber Alam Makmur Nagari Talunan Maju melakukan foto bersama Plt. Bupati H. Abdul Rahman, Kadis Pertanian Del Irwan, Kabag Humas Sekdakab. Solsel Firdaus Firman dan pejabat dilingkungan Dinas Pertanian Sols serta pemimpinan Perwakilan Cabang Bank Nagari Lubuk Malako, Senin (21/9/2020).
Pembiayaan usulan tahun 2018/2019 oleh BPDPKS dibantu sebesar Rp 25 juta / hektar, untuk pembiayaan tumbang cliping, land clearing, pengadaan benih, penanaman, pemupukan dan pemeliharaan," jelas Del Irwan.
Ditambahkannya, pada tahin 2020 ini Solsel kembali sedang mengusulkan 3 kelompok/lembaga lagi, antara lain Koperasi Talao Mandiri tahap II Nagari Sungai Kunyit seluas 90 ha. Gapoktan Sumber Alam Makmur tahap II Nagari Talunan Maju seluas 200 ha, dan Kelompok Tani Usaha Bersama Nagari Sungai Kunyit seluas 103 ha, " demikian Del Irwan.
Sementara itu, Plt. Bupati H. Abdul Rahman dalam arahannya mengajak kelompok penerima bantuan untuk betul-betul memamfaatkan dana sesuai peruntukan. Sehingga niat untuk membangun perekonomian anggota kelompok akan dapat terwujud.

Suka cita petani kelapa sawit penerima bantuan BPDPKS Kementerian Keuangan RI di Kecamatan Sangir Balai Janggo bersama Bupati, Kadis Pertanian, Camat, pihak Bank Nagari, usai penanaman perdana kelapa sawit didaerah tersebut Senin (21/9/2020).
Selama ini kesulitan petani terkait dengan modal. Maka dengan adanya bantuan seperti ini merupakan salah satu solusi dan perlu kita syukuri.
Pemerintah tentu saja menginginkan dan berharap semua masyarakat bisa sejahtera. Program-program pembangunan ekonomi seperti inilah yang perlu kita dukung bersama-sama. Tentu program-program yang sesuai dengan situasi dan kondisi di masing-masing daerah, " demikian Abdul Rahman.








