Ketua Gapoktan Sumber Alam Makmur Nagari Talunan Maju, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Nicko Tampati mewakili kelompok penerima dukungan peremajaan kelapa sawit rakyat/replanting pada tahun 2020, saat acara penanaman perdana, Senin (21/9/2020).
Sementara itu Kadis Pertanian Kabupaten Solsel, Del Irwan dikesempatan itu menjelaskan bahwa program Replanting ini bertujuan untuk meningkatkan produktifitas petani sawit di Solok Selatan.
Pada tahun ini ada tiga kelompok/lembaga yang dibetuk oleh masyarakat yang lolos proposalnya oleh Pemerintah Pusat untuk mendapatkan bantuan peremajaan tanaman sawit. Kebetulan tiga kelompok ini berada di Kecamatan Sangir Balai Janggo, " terang Del Irwan.
Sesuai dengan prosedur perolehan bantuan, tiga kelompok penerima bantuan replating tahun ini sudah melalui tahapan usulan proposal ke Dinas Pertanian Kabupaten, Provinsi, terus ke Kementerian Pertanian dan ke Badan Pengelolah Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Kementerian Keuangan.
Artinya, bantuan Replanting ini bersumber dari pungutan ekspor CPO sebesar US $. 50 / 1 ton CPO yang berasal dari Badan Pengelolah Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, kata Del Irwan.

Pada tahun ini kelompok yang mendapat dukungan program Replanting tersebut diantaranya, Koperasi Talao Mandiri, Nagari Talao Sungai Kunyit, luas lahan 121, 4883 ha di bantu Rp. 3.037.207.500,-.
Berikut Gapoktan Sumber Alam Makmur, Nagari Talunan Maju luas lahan, 121, 3190 ha, kebagian dana sebesar Rp. 3.032.975.000.- dan Kelembagaan Ekonomi Petani Sejahtera, Nagari Sungai Kunyit, luas lahan 126, 9359 ha dapat dana Rp. 3.173.395.500," terang Del Irwan
Pada tahun inj, petani sawit Solsel kebagian dana BPDPKS Kementerian Keuangan itu sebesar Rp. 9.243.578.000, yang disalurkan kemasing-masing rekening kelompok, "ungkapnya.
Editor :






