PADANG - Tim Juara Liga 3 Sumbar, PSP Padang, berhasil kalahkan Tim Pra PON Sumbar pada hari kedua Turnamen Anak Nagari 2019 Piala Kapolda Sumbar di lapangan PSTS Tabing, Rabu (9/10/2019) dengan skor tipis (1-0).
Sepanjang pertandingan kedua tim ini sama-sama menampilkan permainan terbuka dan saling serang. Namun PSP lebih cerdik memanfaatkan sebuah peluang di awal babak kedua.
Bermula dari free kick PSP Padang di area Sumbar yang dieksekusi Muhammad Tegar Samudra, sodorannya dengan jeli dikonversi oleh Atif Prasetya menjadi gol ke gawang Sumbar yang dikawal oleh Rinaldi Tanjung.
Kedudukan berubah (1-0) yang membuat Pra PON Sumbar bekerja keras membalas. Perubahan komposisi pemain dengan memaksimalkan 7 pergantian. Tetapi kans-kans yang diciptakan Sumbar di pertahanan PSP tak kunjung menemui sasaran hingga laga yang dipimpin wasit Fadhlan berakhir, kedudukan bertahan (1-0) untuk kemenangan PSP.
Di laga kedua, pertarungan tak kalah sengit dipertontonkan Semen Padang FC dan Pra PON DKI. Di masa waktu normal, kedua kubu saling jual beli serangan. Masing masing punya satu peluang yang digagalkan tiang dan mistar gawang. Begitu pula skrimit di mulut gawang DKI maupun SPFC belum membawa keduanya menciptakan gol.
Berakhir tanpa golDi Pertandingan kedua, SPFC kontra Tim Pra PON DKI berlangsung dalam tempo cepat dan saling jual beli serangan antar kedua kesebelasan. Semen Padang FC yang menurunkan tiga pemain senior, Rosad Setiawan, Apriogi Yunes Praga dan Dimas Sumantri plus pemain pemain SP U20 dan U18 mampu diladeni oleh DKI yang dimotori pemain Sriwijaya FC musim 2018 Rafif Putra Adri.
Sayang, permainan menarik DKI versus SPFC sampai wasit Bayu Pratama meniupkan pluit panjang, tak kunjung bisa menggetarkan jala gawang masing-masing. Skor bertahan (0-0).
"Kami cukup senang dengan kompetisi (turnamen anak nagari). Anak-anak bermain lepas dua pertandingan yang dijalani anak-anak. Ini ujicoba yang kesekian kita lakukan. Kemaren melawan Timnas U-19. Disini saya lihat tim-timnya juga berkualitas. Kita dapat lawan yang cukup berimbang. Anak anak dapat menambah jam terbang," tutur Benny Erwin, Manager Team Pra PON DKI kepada pelantang.id sehabis pertandingan.
"Dengan jam terbang tinggi dan Har makin dekat, anak anak bisa menerapkan strategi yang kita inginkan," tandasnya.
Editor :






