IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Korban Kerusuhan Wamena Butuh Modal Buka Usaha di Kampung

korban wamena saat sampai di BIM Rabu kemaren. Foto Mst
korban wamena saat sampai di BIM Rabu kemaren. Foto Mst
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Syafri salah seorang korban kerusuhan di Wamena, Papua akan membuka usaha kembali di kampung halamannya di Bayang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) jika ada modal.

Pria berusia 62 tahun ini, berharap ada modal bantuan sehingga bisa merintis usaha dari awal kembali. Saat ini ia sudah tidak memiliki modal lagi, karena seluruh harta bendanya habis terbakar saat kerusuhan terjadi pada Senin 23 September 2019 lalu.

Ia memilih pulang kampung untuk membuka usaha dagang, karena tidak sanggup lagi untuk kembali ke Wamena. Selama 12 tahun usahanya ia rintis, dalam waktu sekejap habis. Kios beserta isinya di Pasar Yoma, Wamena Papua, habis terbakar. Kerugian yang dialaminya mencapai Rp 350 juta.

Mengingat kejadian dengan menyaksikansendiri saat kerusuhan terjadi di pagi hari itu, ia mengaku trauma.

"Saya tak kuat lagi untuk kembali ke Wamena," kata Syafri saat baru mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (09/10/2019) malam.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Syafri bersama 78 orang lainnya mendarat di BIM sekitar pukul 20:22 wib. Mereka pulang kampung ke halaman masing-masing bersama keluarga dan anak-anak mereka.

Ia bisa selamat saat kerusuhan terjadi karena ditolong anggota TNI. Saat kejadian ia bersembunyi di dalam rumah dalam keadaan terkepung. Mau menyelematkan diri ke bagian belakang rumah tidak bisa, karena dinding belakang rumah tinggi dan pakai pengaman kawat berduri.

"Beruntung ada anggota TNI yang datang menolong, sehingga bisa selamat," kenang Syafri.

(MST)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777