"Kita harus bergerak bersama dan kompak. Sehingga, wabah ini bisa kita lalui dengan baik," ujarnya
Dandim 0309/Solok Letkol ARM Reno Triambodo, menyatakan pihaknya telah melakukan upaya agar segera membawa pasien tersebut dari Surian dan dibawa ke RSUD Arosuka. Reno juga berharap, seluruh rekan-rekan media untuk mensosialisasi dan mengedukasi masyarakat, dengan memberikan pemberitaan yang baik.
"Tentu kita bersama kepolisian dan masyarakat akan mengupayakan agar pasien segera ditangani sesuai dengan protokol penanganan pasien positif Covid-19," ujarnya.
Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho menyatakan pihaknya akan senantiasa menjdi garda terdepan dalam Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Solok. Sehingga, masyarakat bisa lebih tenang dan menghadapi masa pandemi ini.
Dengan penambahan kasus ini, Kab. Solok sampai berita ini diterbitkan sudah kejebolan dua orang terpapar Covid-19, karena sebelumnya, satu orang warga Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih juga dilaporkan positif Corona setelah pulang kampung dari Tanggerang. Korban meninggal saat perjalanan darat dan dimakamkan di kampung halaman. Informasi hasil rapat Camat Junjung sirih dan Forkompincam yang beredar di media sosial menyebutkan, korban SR (26) berangkat pulang kampung pada 7 April 2020 lalu lantaran mengidap sakit kanker.
Namun saat sampai di Bakaheuni, kondisi sakit korban tambah parah dan sempat dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Dr. H. Bob Bazar, Kabupaten Lampung Selatan. Korban kemudian meninggal dunia di rumah sakit, dan kemudian diselenggarakan dan dimasukkan dalam peti kemudian langsung dibawa pulang kampung oleh keluarganya melalui jalur darat. Sesampai di kampung halaman, korban kemudian dimakamkan. Korban diantar oleh 9 orang anggota keluarga, 6 di antaranya sudah kembali ke Tanggerang, sementara 3 lainnya tetap di kampung halaman.
Pada tanggal 13 April 2020, keluar hasil tes laboratorium dari Litbangkes yang menyatakan korban positif Covid-19. Pihak Litbangkes kemudian mengirimkan hasil tes ke pihak Rumah sakit, kemudian pihak rumah sakit menyampaikan informasi kepada Pemprov Sumbar kemudian dilanjutkan ke Dinkes Solok.
Untuk langkah pencegahan dan penanganan, keluarga korban yang baru kembali dari Tanggerang dan menetap di Solok juga akan menjalani serangkaian tes untuk memastikan kondisinya. SISKA
BACA JUGA:







