PADANG - Institut Teknologi Padang (ITP) Sumatera Barat (Sumbar) dinilai mengalami kemajuan yang cepat. Kampus yang berlokasi di kawasan Simpang Tinju, Nanggalo, Kota Padang ini sejak awal berdiri tahun 1972 dipersipkan menjadi perguruan tinggi yang unggul sehingga lulusan mahasiswanya bisa bersaing di dunia kerja.
"Target kita memang mempersiapkan mahasiswa lulusan yang siap bersaing," kata Ketua Yayasan ITP, Zulfa Eff ULI Ras Kamis (12/09/2019).
ITP bermula dari Kursus Ahli Teknik (KAT) pada tahun 1972 dan dikembangkan jadi Akademi Teknik Padang (ATP) pada 21 Februari 1973 serta dilanjutkan menjadi STTP pada thn 1989. Kemudian dikembangkan menjadi Institut Teknologi Padang (ITP) pada tahun 2002. Sampai saat ini jumlah mahasiswa 2.550 degan jumlah dosen 93 orang.
Zulfa Eff ULI Ras mengatakan, untuk mewujudkan mahasiswa lulusan yang siap bersaing, dimulai dari proses penyiapan kuliatas baik mahasiswa maupun dosen.
"Apabila kualitas dosen meningkat otomatis akan terjadi peningkatan kualitas mahasiswa ," sebut Zulfa.
ITP mengundang Sandiaga Uno untuk memberikan edukasi sekaligus motivasi agar mahasiswa terjun langsung sebagai wirausaha muda. Dihadapan mahasiswa dan dosen ITP Sandiaga Uno memberikan Kuliah umum dengan tema Digital Generation dan Enterpreneurship, Kamis 12 September 2019.
"Yang dibutuhkan sekarang itu, karena akan memudahkan mahasiswa untuk bekerja," kata Zulfa.
Perguruan Tinggi Teknik tertua di Sumatera Bagian Tengah ini akan bekerjasama dengan Rumah Siap Kerja (RSK). Rektor ITP Hendri Nofrianto mengatakan, kerjasama ini akan segera terwujud. Ditargetkan prosesnya sudah selesai Oktober 2019.
"Bukan depan akan terwujud karwna bukan depan saya mau ke Jakarta untuk membicarakan kerjasama ITP dengan RSK," kata Hendri Nofrianto.
Editor :






