Tol Bukittinggi--Sicincin Diharapkan Jadi Pengungkit Ekonomi Padang Panjang

Suasana kegiatan Pre-Sosialisasi dan Dialog Jalan Tol Bukittinggi--Sicincin di Gedung M. Sjafei, Rabu (28/10/2026). Foto: Kominfo Padang Panjang
Suasana kegiatan Pre-Sosialisasi dan Dialog Jalan Tol Bukittinggi--Sicincin di Gedung M. Sjafei, Rabu (28/10/2026). Foto: Kominfo Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Berdasarkan pemaparan dalam kegiatan tersebut, panjang jalan utama (main road) yang berada di wilayah Padang Panjang diperkirakan mencapai 4,8 kilometer, dengan panjang jalan akses sekitar 1,5 kilometer. Sementara itu, bidang tanah yang terdata dalam rencana pembangunan di wilayah Padang Panjang mencapai 352 bidang, dengan luas keseluruhan sekitar 56,84 hektare.

Koentjoro berharap rencana pembangunan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah, masyarakat, tokoh adat, dan seluruh pemangku kepentingan agar tahapan persiapan dapat berjalan dengan baik.

Sosialisasi dan dialog sejak tahap awal dinilai penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai rencana trase, kebutuhan lahan, potensi dampak pembangunan, serta langkah-langkah penanganan yang disiapkan.

Keterlibatan niniak mamak, bundo kanduang, tokoh adat, dan tokoh masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses komunikasi, mengingat pembangunan infrastruktur berkaitan erat dengan tanah, kehidupan sosial, dan keberlanjutan ekonomi warga.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Di sisi lain, Pemerintah Daerah bersama pelaku usaha dan masyarakat diharapkan mulai mempersiapkan diri untuk menangkap peluang ekonomi yang berpotensi muncul dari keberadaan exit tol. Pengembangan destinasi wisata, kuliner, pusat perdagangan, UMKM, serta layanan bagi pengguna jalan dapat menjadi sektor yang diperkuat.

Dengan persiapan yang matang, keberadaan jalan tol diharapkan tidak hanya memperlancar transportasi, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi Padang Panjang.

Pemerintah Kota berharap rencana pembangunan tersebut dapat berjalan melalui koordinasi yang kuat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, penyelenggara pembangunan, dan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi diharapkan berjalan beriringan dengan perlindungan lahan pertanian, keberlanjutan irigasi, kelestarian lingkungan, serta hak-hak masyarakat yang terdampak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Direktur Utama PT Hutama Karya Sugeng Rochadi, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat Elsa Putra Friandi, Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan lurah terkait, niniak mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat, tokoh adat Kanagarian Gunuang serta pihak terkait lainnya. (rifki/lex)

Penulis / Wartawan:
Editor: Marjeni Rokcalva

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH