Ia menjelaskan, pengembangan geopark di berbagai daerah Indonesia menunjukkan besarnya kekayaan geologi, alam, dan budaya yang dimiliki Nusantara. Sumbar menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi tersebut dan perlu terus diperkenalkan melalui berbagai kegiatan kreatif yang mampu menarik kunjungan masyarakat.
Mahyeldi berharap Minang Geopark Run dapat terus diselenggarakan dengan menghadirkan inovasi dan pengalaman baru setiap tahunnya. Selain meningkatkan daya tarik kegiatan, pembaruan tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan destinasi wisata Sumbar kepada para peserta.
“Semoga pada tahun 2027 mendatang, Minang Geopark Run ke-8 dapat kembali diselenggarakan dengan lebih meriah, menghadirkan hal-hal baru, destinasi baru, serta kawasan-kawasan baru yang dapat diperkenalkan kepada para peserta,” harapnya.
Melalui Minang Geopark Run, Sumbar tidak hanya menawarkan pengalaman berolahraga, tetapi juga mengajak masyarakat luas untuk datang, menjelajahi, dan merasakan langsung kekayaan alam serta budaya Ranah Minang. (adpsb/rmz/bud)
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Marjeni Rokcalva





