Festival Literasi Padang Panjang Hadirkan Pentas Sastra dan Edukasi Kesehatan Mental Remaja

Suasana Pentas sastra dan edukasi kesehatan mental yang mewarnai hari kedua Festival Literasi IV-2026 di Lapangan Bancalaweh, Jumat (30/10/2026). Foto: Kominfo Padang Panjang
Suasana Pentas sastra dan edukasi kesehatan mental yang mewarnai hari kedua Festival Literasi IV-2026 di Lapangan Bancalaweh, Jumat (30/10/2026). Foto: Kominfo Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Pentas sastra dan edukasi kesehatan mental mewarnai hari kedua Festival Literasi IV-2026 di Lapangan Bancalaweh, Padang Panjang, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelajar untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperluas pemahaman tentang pentingnya mengenali diri sendiri.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan puisi oleh perwakilan MAN 1 Padang Panjang serta pertunjukan puisi dan bertutur oleh perwakilan DMP Perguruan Diniyyah Putri. Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan apresiasi terhadap literasi melalui karya sastra, seni lisan, dan kreativitas generasi muda.

Kegiatan dilanjutkan dengan Mystery Box, sebuah lokakarya interaktif yang mengangkat isu kesehatan mental di kalangan remaja. Kegiatan ini menghadirkan Alfi Syukrina Hadi sebagai narasumber dan Nasywa Syakila R. sebagai moderator.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Dalam pemaparannya, Alfi menekankan pentingnya refleksi diri sebagai langkah untuk mengenali dan memahami perasaan serta pengalaman pribadi. Menurutnya, kesibukan sehari-hari kerap membuat seseorang lupa menyediakan waktu untuk memahami dirinya sendiri.

“Kesibukan dalam menjalani kehidupan sering kali membuat seseorang lupa meluangkan waktu untuk memahami dirinya sendiri. Salah satu cara untuk mulai mengenali diri adalah melalui refleksi, yaitu dengan merenungkan kembali pengalaman yang pernah dialami, termasuk kejadian tidak menyenangkan, agar seseorang dapat lebih memahami perasaan dan dirinya sendiri,” ungkap Alfi.

Rangkaian kegiatan hari kedua ini menunjukkan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, mengolah pengalaman, serta meningkatkan pemahaman terhadap diri sendiri.

Festival Literasi IV kemudian berlanjut pada agenda malam dengan penampilan musikalisasi literasi dan pertunjukan musik yang turut menyemarakkan festival. (mg/aisha/zet/bitha/lex)

Penulis / Wartawan:
Editor: Marjeni Rokcalva

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH