Kondisi tersebutlah yang membuat pengelola harus mengambil langkah pengamanan.
Menurut Rofie Hendria, merantai Zidan, bukan semata-mata bentuk pembatasan terhadap satwa melainkan bagian dari upaya menjaga keselamatan pawang, petugas dan pengunjung ketika menghadapi perubahan perilaku Zidan.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
"Untuk menangani gajah, petugas harus memiliki sertifikat," ujar Rofie, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi.Rofi menambahkan, Zidan yang kini berusia sekitar 30 tahun membutuhkan penanganan lebih intensif, termasuk pemantauan dokter hewan dan tenaga yang memiliki kompetensi khusus dalam menangani gajah, pungkasnya. (Yus)
Penulis / Wartawan: Yusrizal
Editor: Medio Agusta
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Yusrizal dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





