IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

70 Guru IPS Kota Padang Dilatih Tim PKM UNP Integrasikan Deep Learning dan STEM dalam Pembelajaran

Tim PKM UNP dipimpin Ketua Tim PKM, Affandri Jasrio, S.Pd., M.Pd. berpose bersama di di SMPN 30 Padang, Rabu (5/8/2026). Foto-Foto: Tim PKM UNP
Tim PKM UNP dipimpin Ketua Tim PKM, Affandri Jasrio, S.Pd., M.Pd. berpose bersama di di SMPN 30 Padang, Rabu (5/8/2026). Foto-Foto: Tim PKM UNP
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Sebanyak 70 guru IPS SMP/MTs di Kota Padang mengikuti pelatihan dan pendampingan pengembangan pembelajaran berbasis Deep Learning dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di SMPN 30 Padang, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Padang (UNP) melalui skema Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) dengan Pendekatan Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (MKM). Program ini dilaksanakan bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Padang.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kegiatan mengusung tema “Pelatihan dan Pendampingan Guru IPS dalam Mengembangkan E-Modul Interaktif Berbasis Deep Learning untuk Materi Kelas 8 dan 9 SMP/MTs Kota Padang.”

Tim PKM UNP Foto bersama.
Tim PKM UNP Foto bersama.

Ketua Tim PKM, Affandri Jasrio, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas guru IPS dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Dua Materi Utama: Deep Learning dan STEM

Pelatihan menghadirkan Mhd. Ridha, M.Pd. sebagai pemateri pertama dengan topik pembelajaran berbasis Deep Learning. Materi tersebut membahas pengembangan pembelajaran IPS berbasis Deep Learning dan menjadi salah satu fokus utama pelatihan.

Materi kedua mengenai integrasi STEM dalam pembelajaran IPS disampaikan oleh Ivan Rivaldo, M.Pd. Peserta diarahkan untuk memahami bagaimana prinsip Science, Technology, Engineering, and Mathematics dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran IPS sehingga materi tidak hanya disampaikan secara konseptual, tetapi juga dikaitkan dengan persoalan dan konteks kehidupan nyata.

Suasana Pelatihan.
Suasana Pelatihan.

Kedua materi tersebut memberikan landasan bagi guru untuk merancang pembelajaran IPS yang lebih kontekstual, interdisipliner, aktif, dan berorientasi pada pemecahan masalah.

Guru Langsung Mengembangkan Perangkat Pembelajaran

Pelatihan tidak berhenti pada penyampaian materi. Para peserta juga mengikuti praktik dan pendampingan untuk menerapkan konsep yang telah dipelajari ke dalam perangkat pembelajaran.

Pada akhir kegiatan, guru diarahkan menyusun RPM dan modul pembelajaran yang mengintegrasikan prinsip Deep Learning dan STEM. Produk tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai perangkat pembelajaran di sekolah masing-masing.

Suasana lain.
Suasana lain.

Dengan pendekatan ini, guru tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menerjemahkan konsep Deep Learning dan STEM ke dalam rancangan pembelajaran IPS.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH