IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Padang Panjang Dipilih Kementerian Ekraf jadi Lokasi Workshop Fashion

Tim Direktorat Fashion Kemenekraf yang dipimpin Maudy melakukan survei dan audiensi dengan Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, di Hotel Rang Kayo Basa, Kamis (6/8/2026). Foto: Kominfo Padang Panjang
Tim Direktorat Fashion Kemenekraf yang dipimpin Maudy melakukan survei dan audiensi dengan Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, di Hotel Rang Kayo Basa, Kamis (6/8/2026). Foto: Kominfo Padang Panjang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Potensi ekonomi kreatif subsektor fashion di Kota Padang Panjang mendapat perhatian Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf). Kota ini ditunjuk sebagai salah satu daerah pelaksanaan Program Workshop Pengembangan Sektor Fashion untuk memperkuat kapasitas pelaku industri kreatif sekaligus mendorong produk fashion lokal semakin berdaya saing.

Sebagai tindak lanjut penunjukan tersebut, Tim Direktorat Fashion Kemenekraf yang dipimpin Maudy melakukan survei dan audiensi dengan Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, di Hotel Rang Kayo Basa, Kamis (6/8/2026).

Dalam audiensi tersebut, Ny. Maria yang juga Ketua Pegiat Pendidikan Ekonomi Kreatif (PPEKRAF) Sumatera Barat menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemenekraf kepada Padang Panjang.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menurutnya, program workshop tersebut menjadi kesempatan penting bagi pelaku fashion lokal untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam mengembangkan karya yang memiliki nilai ekonomi.

“Desainer-desainer kita di Padang Panjang masih membutuhkan bimbingan dan tambahan ilmu. Karena itu, kami sangat mengapresiasi program dari Kemenekraf ini. Mudah-mudahan workshop ini bisa menjadi ruang bagi mereka untuk belajar dan meningkatkan kemampuan,” ujarnya.

Ia mengatakan, subsektor fashion memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Padang Panjang karena dapat dikolaborasikan dengan kekayaan budaya dan kreativitas lokal. Pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan karya yang menarik, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi produk daerah.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH