“Permasalahan ini harus dipersamakan. Dukungan global fund, sudah berkurang. Kami bertugas untuk meng-advokasi pemerintah daerah, untuk mempersamai permasalahan ini, agar kedepannya, Bukittinggi dapat lebih mandiri dalam penanganan ATM ini, termasuk dalam penganggarannya. Sehingga tiga penyakit ini, dapat diselesaikan secara komprehensif dan targetnya, tahun 2030 AIDS, TB dan malaria, dapat tereliminasi di Bukittinggi,” ungkapnya.
Sementara Sekda Bukittinggi, Rismal Hadi, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Ramli Andrian, menjelaskan bahwa, pondasi bidang kesehatan harus diperkuat dan menjadi prioritas utama.
Untuk itu, pembangunan bidang kesehatan tidak bisa diabaikan, baik fisik maupun non fisik, katanya.
Sekda Rismal Hadi berharap,setelah pertemuan ini, ada langkah kongkrit untuk mencegah dan mengendalikan AIDS, TB dan malaria. Setiap SKPD memiliki peran penting dalam penanganan ATM ini, sesuai tupoksinya.
Editor : Medio Agusta






