Iwan menambahkan bahwa pengembangan seluruh potensi yang dimiliki Nagari Pinaga Aua Kuniang harus didukung dengan pembangunan infrastruktur yang memadai. Menurutnya, salah satu kendala utama saat ini adalah kondisi akses jalan yang mengalami kerusakan berat serta jembatan yang belum memadai, terutama pada jalur menuju kawasan wisata pendakian Gunung Talamau.
"Potensi yang dimiliki Nagari Pinaga Aua Kuniang sangat besar. Namun, potensi tersebut akan sulit berkembang apabila akses menuju lokasi masih terkendala. Jalur ini setiap tahunnya dilalui ratusan hingga ribuan pendaki dan wisatawan. Untuk itu, kami meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, hingga Pemerintah Pusat agar pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan menjadi prioritas. Infrastruktur yang baik akan membuka akses bagi wisatawan, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," tegas Iwan.
Ia berharap adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar potensi wisata Gunung Talamau, sumber air bersih, Batang Tongar, air terjun, serta sektor pertanian di Nagari Pinaga Aua Kuniang dapat dikembangkan secara optimal dan menjadi sumber Pendapatan Asli Nagari (PANag) yang berkelanjutan.
"Menanggapi hal tersebut, Penjabat Wali Nagari Pinaga Aua Kuniang, Afrineldi, menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam forum musyawarah tersebut. Menurutnya, seluruh potensi yang dimiliki Nagari Pinaga Aua Kuniang merupakan aset berharga yang harus dikelola secara bersama-sama demi meningkatkan perekonomian nagari dan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nagari tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah nagari, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lembaga yang ada di nagari.
" Semangat ini tentu perlu Keaktifan seluruh lembaga nagari sangat penting. Bamus, Kerapatan Adat Nagari (KAN), LPMN, PKK, Karang Taruna, kelompok tani, kelompok sadar wisata, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh unsur masyarakat harus bersinergi. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita dapat mewujudkan Nagari Pinaga Aua Kuniang yang lebih maju, mandiri, dan memiliki ekonomi yang kuat," tambahnya.
Editor : Ade MS






