IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

KAI Divre II Sumbar dan Yayasan Abulyatama Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim di Muharam Fest

Suasana Muharam Fest yang diikuti oleh 170 anak yatim beserta bunda yatim di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, pada Sabtu (4/7/2026).Foto: Humas KAI Sumbar
Suasana Muharam Fest yang diikuti oleh 170 anak yatim beserta bunda yatim di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, pada Sabtu (4/7/2026).Foto: Humas KAI Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Setibanya di Pantai Gandoriah, anak-anak mengikuti berbagai kegiatan yang dikemas secara menarik, seperti dongeng Islami, berkuda, makan bersama, dan pemberian santunan serta doa bersama dalam kegiatan “Mengetuk Pintu Langit”. Sementara itu, bunda yatim mengikuti sesi Ruang Pulih Ibu Tangguh, sebagai wadah untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan memperoleh motivasi.

Kepala Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Padang, Romi Satriawan Cahyadi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan KAI Divre II Sumbar dalam menyukseskan Muharam Fest.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KAI Divre II Sumbar yang telah membuka ruang kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan bunda yatim. Tidak hanya memberikan kesempatan menikmati perjalanan dengan kereta api, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar, bermain, dan menguatkan nilai-nilai keislaman. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kebahagiaan juga dirasakan oleh para peserta. Salah seorang anak yatim, Alikha Naila Maharani (10), mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Ini pertama kalinya saya naik kereta api. Perjalanannya seru, bisa bermain bersama teman-teman, mendengarkan dongeng, dan naik kuda. Terima kasih kepada KAI dan semua kakak-kakak yang sudah membuat kami bahagia hari ini,” tuturnya dengan penuh antusias.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH