"Kami meminta pengelola SPBU memperketat sistem pelayanan agar tidak ada ruang bagi praktik pelangsiran, penggunaan barcode yang tidak sesuai, maupun penimbunan. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Selain itu, Yasrizal mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif mengawasi distribusi BBM subsidi dengan melaporkan apabila menemukan kejanggalan di lapangan.
Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga kelancaran distribusi energi, menghindari antrean panjang, serta memastikan kuota BBM subsidi bagi Kota Payakumbuh tetap mencukupi hingga akhir tahun.
"Stok BBM selalu tersedia. Jika terjadi antrean, umumnya karena peningkatan permintaan masyarakat pada waktu tertentu. Namun secara keseluruhan pasokan tetap lancar," katanya.
Editor : Medio Agusta






