"Partisipasi masyarakat dalam Gerakan PKK di Kota Payakumbuh menjadi pilar utama pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.
Zulmaeta mengatakan keluarga saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kesenjangan sosial, perubahan pola pengasuhan, ancaman krisis kesehatan hingga tekanan ekonomi rumah tangga.
Namun di sisi lain, perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi keluarga untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian dalam berbagai aspek kehidupan.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Karena itu, kata dia, kader PKK di Kota Payakumbuh mulai mengadopsi teknologi melalui aplikasi Sistem Pendataan PKK dan Dasa Wisma Terintegrasi (SIPEDATI) yang digunakan untuk mempercepat proses pendataan, pelaporan, dan pelayanan kepada masyarakat."Kader PKK mengadopsi inovasi digital untuk mempercepat pelaporan dan mengoptimalkan layanan keluarga melalui aplikasi SIPEDATI," katanya.
Editor : Medio Agusta






