“Belajar bukan dibatasi usia, profesi, maupun status sosial. Namun belajar harus bisa dilakukan oleh siapa saja, selama hayat dikandung badan,”katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik pertama dalam keluarga, penggerak ekonomi, penjaga nilai budaya, sekaligus mitra pembangunan daerah.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan sejumlah penghargaan kepada perempuan inspiratif di Kota Bukittinggi. Pemerintah Kota Bukittinggi memberikan penghargaan kepada Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan, sebagai inisiator Sekolah Keluarga dan Perempuan Politik, serta kepada Bundo Nelyati sebagai penggiat perempuan berbudaya Minangkabau.Selain itu, Ketua TP PKK Kota Bukittinggi juga menyerahkan penghargaan kepada Zuryani, S.Pd., sebagai perempuan inspiratif penggerak lingkungan melalui Bank Sampah Seroja.-( yus)
Editor : Medio Agusta






