"Salah satu tantangan utama kita yang masih dihadapi adalah belum optimalnya integrasi antara perencanaan dan penganggaran nasional dengan daerah," ucapnya.
Kondisi tersebut lanjut Rida, kerap memicu tumpang tindih program, duplikasi anggaran, hingga menurunnya efektivitas pembangunan.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil (outcomes). Menurutnya, birokrasi harus bergerak lebih lincah dengan mengedepankan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan responsif melalui pemanfaatan teknologi terintegrasi serta inovasi daerah.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Rida menambahkan, penguatan kemandirian fiskal daerah juga menjadi kunci agar pemerintah daerah lebih fleksibel dalam menentukan prioritas pembangunan.“Ketergantungan terhadap dana transfer pusat masih menjadi tantangan yang harus diatasi,” ujarnya.
Editor : Medio Agusta






