Erizon menambahkan, penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, tidak hanya tanggungjawab pemerintah semata.
“Ketika bencana datang, pemerintah tidak akan sanggup menghadapi sendiri. Karena itu, semua elemen perlu dibekali pengetahuan agar mampu mengurangi risiko dan menekan jumlah korban,” katanya.
BPBD Payakumbuh mengumpulkan 128 perwakilan pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Linmas, dan relawan dalam kegiatan tersebut.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan masyarakat di wilayah rawan bencana memiliki pengetahuan yang cukup. Kami berikan sosialisasi, edukasi, dan latihan agar warga benar-benar siap jika bencana datang,” kata Devitra.
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta





